Cerpen ~ Bintang Hatiku

“Bintang, terima kasih untuk malam ini. Kau telah menemaniku. Menemani malam mingguku kali ini. Aku akan mengatakan banyak hal padamu. Ah, ternyata sulit juga mengungkapkan dengan kata. Maka, tersenyumlah.” gumamku sambil berusaha mengetik kalimat itu di layar ponsel Advanku. Selesai mengetik, aku mengirimkannya ke beranda facebook. Aku tersenyum menatap ke arah langit malam. Bintang berserakan dihamparan luas langit malam ikut menghiasi kebahagiaanku. Begitu indah. Seakan-akan aku tak mau berkedip walaupun hanya satu kali kedipan saja. Akan sangat merugikan jika hal itu terjadi.

Aku masih bersandar pada dinding di depan kelas X IPA 3. Di sinilah aku biasanya menyendiri untuk belajar. Kebetulan kelas ini adalah tempat belajarku sehari-hari di sekolah. Walaupun malam minggu, aku juga harus tetap mengerjakan tugas sekolah yang mungkin terbilang cukup banyak. Berhubung ini adalah malam minggu dan aku juga sedang bosan di Asrama, jadi kuputuskan untuk memilih tugas sekolah yang bersifat menyenangkan. Resensi. Mungkin tugas yang cukup menyenangkan bagiku karena tidak terlalu berpikir keras. Aku pun memulai mengerjakan tugas itu.

Sesekali aku memandang ke arah bintang. Aku takut ia pergi dan tidak akan menemaniku lagi. Tetapi, bintang memang setia. Ia tetap memerhatikan aku di sini. Suasana semakin romantis, angin sepoi-sepoi menggoyangkan dedaunan. Benar-benar indah. Bahkan lebih indah dari yang kukira. Tiba-tiba dari arah kejauhan lapangan bulu tangkis, seseorang pemeran bintang itu muncul tak terduga. Ia terus berjalan ke arahku sambil membaca buku. Apakah salah satu dari jutaan bintang telah terjun ke bumi? Aku menundukkan kepala, mencoba melanjutkan tugasku.

Subhanalloh, begitu mengagumkan.” Batinku. Detik pada jam tanganku  mewakilkan suara langkahnya yang semakin dekat dengan posisiku saat ini. Sementara detak jantung yang kian menyesakkan dada belum bisa kuatur. Aku mencoba menarik nafasku sedalam mungkin. Lalu menghembuskannya perlahan. Aku melakukannya beberapa kali. Mungkin ini sedikit membantuku untuk menata suasana hati yang kian tak menentu. Fenomena seperti ini memang lebih menakutkan dari film horor ataupun bertemu hantu secara langsung. Jika itu benar terjadi, mungkin aku bisa mengatasi rasa merinding dan rasa takutku dengan membaca ayat kursi atau ayat-ayat Al-Quran lain yang kubisa. Tapi ini lain. Akankah aku harus melafalkan ayat-ayat cinta ketika bintang hatiku berada di depan mataku? Aku rasa itu hal yang sulit. Mungkin aku perlu berlatih sepanjang hidupku untuk mempelajari ayat-ayat cinta itu. Lalu, apakah yang harus kulakukan saat ini? Aku harus tetap berusaha mengondisikan diri untuk tenang.

“Ehem-ehem” salah seorang teman yang berada di sampingnya berusaha menciptakan batuk tipuan. Ia menyenggol tangan bintang dengan sikunya. Lalu mempercepat langkahnya meninggalkan kami. Bintang yang sebelumnya menunduk membaca buku, ia merasa kaget. Ia kemudian mencoba mencari apa maksud dari temannya itu. Ia mendapatiku tepat di depan matanya. Ia menatapku penuh dengan ketenangan seraya tersenyum semanis rasa manis yang belum ada di dunia ini. Lalu, ia melontarkan sebuah kalimat untukku.

“Semangat belajarnya.” Ujarnya. DEGG!! Aku terdiam. Bibirku terbungkam. Detak jantungku semakin tidak terkontrol. Aku bingung. Apa yang harus kukatakan untuknya? Aku tidak mungkin melewatkan kalimat indah dari bintang hatiku. Aku akan sangat menyesal jika hal itu terjadi.

“Mmm.. terima kasih.” Hanya kalimat itu yang keluar dari bibirku. Aku benar-benar gerogi. Tetapi, bintang mencoba menyairkan suasana.

“Hey.. kau sedang membaca buku apa? Novel ya?” Tanyanya sambil berusaha merebut buku dari tanganku. Aku pun berusaha menyembunyikan buku itu.

“Enak saja.. tentu saja bukan novel.” Ucapku sedikit berbohong. Padahal memang buku yang sedang kubaca adalah buku sejenis novel, tapi lebih kepada buku motivasi.

“Kukira novel, hehe.” Ia tersenyum .

Tiba-tiba ia duduk di sampingku. Aku berusaha menjaga jarak. Ia tersenyum menatap langit malam yang berhiaskan bintang. Aku pun begitu. Aku memang tidak pernah bosan jika harus menatap bintang-bintang di langit malam. Bintang-bintang itu mampu membawa kami larut dalam pikiran masing-masing.

Beberapa saat kemudian, ia pun memulai pembicaraan.

“Bintangnya baik ya?” tanyanya sambil terus menatap bintang.

“Dari mana kau tau bintangnya baik?” Aku menatapnya heran.

“Bintang-bintang itu mampu menemanimu. Tidak seperti yang di sini ya?” kali ini ia menundukkan kepalanya. Raut wajahnya seketika berubah sedih.

“Kau?” tanyaku memastikan.

“Entah.” Ujarnya singkat.

“Siapa bilang tidak menemaniku? Sementara kau adalah bintangku.” Aku mencoba menghiburnya. Dan itu memang sudah jujur.

“Aku tidak pantas menjadi bintangmu. Aku begitu sering meninggalkanmu !!” ujarnya setengah berteriak. Ia terlihat kesal terhadap dirinya sendiri. Air matanya mulai mengalir. Aku tidak bisa melihatnya seperti ini.

“ Kau tidak pernah meninggalkanku. Kau hanya pergi beberapa kali, dan itu hanya sebentar saja,  setelah itu kau juga selalu kembali. Dan aku akan selalu menunggumu. Yang terpenting, kau pergi untuk memperjuangkan madrasah kita agar tetap mendunia. Kau harus tetap mempertahankan itu.” Aku mencoba menenangkannya. Walaupun sebenarnya air mataku pun ikut menetes. Tetapi, aku bersyukur akhirnya ia berusaha menghapus air matanya dengan telapak tangan seraya mengangguk pertanda mengerti apa yang telah kukatakan.

“Aku akan berusaha memperjuangkan madrasah kita.” Kali ini senyumnya kembali mengembang. Air mukanya teduh.

“Tetap semangat !!” seruku sambil mengepalkan tangan ke arah atas.

Insyaalloh semangat, jika ada yang menyemangati.” Ia menoleh ke arahku.

Aku tersenyum seraya berkata, “Akan selalu ada.” Bintang menundukkan kepalanya.

Aamiin Yaa Alloh.” Ucapnya lirih. Lalu, ia bangkit dari duduknya. Ia menatapku penuh arti. Lalu ia mengangguk serta mengangkat kedua alisnya pertanda izin pamit ke hunian. Aku tersenyum. Terima kasih Bintang.

 

Karya : Heni Yulianti

Iklan

PUISI CINTA

Puisi~ Semangat Karena Teman

Saat Aku merasa gelisah

Pada waktu yang begitu gelap gulita

Tiada cahaya yang meneranginya

Ketika rembulan tiba

Menjadikan semangat empat lima yang membara

Sehingga Aku mendapati cahaya

Yang begitu terang di dalam kegelapan

 

Puisi~  Cahaya Datang

Di setiap langkahku

Kau pasti selalu ada buatku

Kenapa bisa begitu??

Bahkan kamu 

Bisa membuat diriku

Menjadi tersenyum

Ku bayangkan wajahmu

Ketika kamu tak ada di sampingku

Aku meras takut

Ketika kamu menjauhiku

Karena Aku takut kehilanganmu

 

Puisi~ Suara Itu

Ku dengar suara itu

ketika aku sedang galau

Kau bisa menghiburku

Karena suara yang merdu

Aku suka dengan suaramu

Karena dapat membuatku 

Menjadi semakin tertarik padamu

Indah didengar suaramu

Aku menjadi terpikat olehmu

Kau sangat begitu lucu

Meskipun tanpa canda tawamu

Tetapi hanya lewat suaramu itu

 

Puisi~ Langkah Baru

Saat perama kali kita bertemu

Kau begitu membuatku malu-malu

Saat ku pandangi dirimu

Hati ini terasa berseru-seru

Canda tawamu

Membuat diriku ragu

Untuk bisa memilikimu

Karena kamu 

Aku menjadi terburu-buru 

Untuk memilikimu

 

Tips-tips supaya Anda tidak mudah merasa lelah

ANDA LELAH???

Image result for gambar orang lelah

Terkadang orang-orang tidak sadar betapa pentingnya tubuh yang kita miliki. Tubuh kita setiap harinya pasti melakukan aktivitas. Tubuh itu seperti mesin yang membutuhkan waktu untuk beristirahat, sehingga tubuh kita setelah istirahat pasti akan fresh kembali. Akan tetapi banyak orang yang menyepelekan hal ini, terkadang tubuh kita ini sudah terasa lelah setelah beraktivitas seharian penuh namun banyak orang yang memaksakan diri untuk melanjutkan aktivitasnya. oleh karena itu, saya mempunyai tips, bagaimana supaya badan Anda tidak mudah lelah. Berikut tips supaya Anda tidak mudah lelah:

1.) Buatlah jadwal kegiatan Anda setiap harinya.

2.) Buatlah planning sebelum Anda melakukannya.

3.) Jika tubuh Anda saat beraktivitas terasa lelah, berhentilah sejenak untuk berstirahat , jangan memaksakan diri.

4.) Beraktivitaslah dengan mengenal waktu, gunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat.

Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat……